Lingkarsantri (@lingkarsantri)

Pondok Pesantren Modern Darussalam Gontor 6 Darul Qiyam Mangunsari Magelang.
.
📷 from : @al_karyym .
.
ayo gunakan #lingkarsantri untuk berbagi panorama pesantrenmu.
.
#lingkarsantri #santri #ayomondok #pesantrenkukeren #panorama #pesantren #gontor6 #darulqiyam #magelang

toko pesantren (@tokopesantren)

Judul : JABALKAT, Jawaban Problematika Masyarakat
Harga Rp 90,000
Pengantar : Al-Habib A-Mursyid M Lutfi bin Ali bin Hasyim bin Yahya
Pentashih : KH. Azizi Hasbullah
Pembaca Ahli : K. Zahro Wardi
Penyusun : Tim Kodifikasi ANFA’ Purna Siswa MHM 2015
Penyelaras Bahasa : M. Nasrullah
Penata Letak : Muhammad AQ
Perancang Grafis : Mas Junaid
Penerbit : ANFA’ Press
Ukuran : 16 x 24 cm
Tebal : Juz I : 396 Halaman dan Juz II : 396 Halaman
Cetakan : Pertama, Mei 2015

JABALKAT, Jawaban Problematika Masyarakat

Buku ini berisi lebih dari 450 jawaban atas problematika masyarakat, baik yang berkaitan dengan akidah, ibdadah, muamalah, ataupun interaksi sosial lain yang sering mencuat di tengah-tengah kita. Hampir di setiap jawaban disertai dalil al-Qur’an, al-Hadist, Qaidah Fiqhiyah, Qaidah Ushuliyah, dan refrensi kutub as-Salaf al-Mu’tabar (kitab kuning), baik dari khazanah fiqih, tafsir, akidah, tasawuf, atau yang lainnya. Serta dikemukakan pula argumentasi fiqhiyah (‘illat hukum) secara rasional.

Order produk:
Whatsapp/Sms 0816570181
Dengan format : Nama produk/jumlah produk/Nama lengkap/Alamat lengkap/No. Tlpn

#bukuislam #santrikeren #ayobaca #islamicbook #pesantren #islamnusantara #kajiannusantara #tokopesantren #santrinusantara #islamicbookfair #sunnah #nutizen #tokobukupesantren #islamicenter #tokokitab #aswajagram #nu_online #busanaislami #fiqh #book #kitabpegon #aswajabook #bukupesantren #kitabkuning #pegon #kitabpesantren #bookgram #kmnu #kitabmakna #pcnu

@mumun_parjo (@mumun_parjo)

Satu lagi ulama sepuh indonesia yg pulang ke Rahmatullah KH.M Badruddin Anwar
Allahummaghfirlahu warhamhu waafihi wa'fuanhu

#ulama #indonesia #santri #pesantren @about_pesantren

kickyluckyta (@dapurbunci)

regram @ikhwan.nusantara
- اِذَا تَمَّ عَقْلُ الْمَرْءِ قَلَّ كَلاَمُهُ ۞
۞ وَاَيْقِنْ بِحُمْقِ الْمَرْءِ اِنْ كَانَ مُكْثِرًا

Terjemah:
Bila sempurna akal seseorang [cerdas] maka sedikitlah bicaranya, dan menunjukkan kebodohannya orang yang banyak bicara.
--
Lisan adalah anggota badan manusia kedua yang paling berpengaruh bagi manusia setelah hati. Jika hati adalah dasar bagi keselamatan dan keterpurukan manusia, maka lisan adalah tonggak atau tiang dari keselamatan dan keterpurukan tersebut. Nabi SAW bersabda :
من كان يؤمن بالله واليوم الاخر فليقل خيرا او ليصمت
Artinya: “Barang siapa beriman dengan Allah ta'ala dan hari akhir maka bicaralah yang baik atau diamlah.”
--
Maka dari itu orang yang menyadari kelemahan dirinya dan keterbatasan akal fikirnya dia akan membatasi lisannya dalam berbicara kecuali sesuatu yang bermanfaat bagi dirinya baik di dunia atau di akhirat jika dibicarakan. Dan hanya orang bodohlah yang akan banyak bicara, karena dia tidak tahu bahwa semakin banyak bicara dia semakin banyak memasang tali di lehernya. Tidak tahu bahwa apa yang terucap lisan adalah sesuatu yang akan di pegang oleh orang yang mendengarnya. Tidak tahu bahwa kalau kerbau itu di pegang lewat tali yang di jeratkan di lehernya maka manusia di pegang lewat ucapan yang di keluarkan lisannya. Dan dia tidak tahu atau tidak menyadari bahwa semakin orang banyak bicara maka semakin besar dia bisa terjatuh dalam kesalahan. Nabi SAW bersabda :
مَنْ كَثُرَ كَلامُهُ كَثُرَ سَقَطُهُ
Artinya: “Barang siapa banyak bicara maka banyak kesalahan bicaranya.”
Nabi SAW juga bersabda :
المؤمن من قل كلامه وكثر عمله والمنافق من كثر كلامه وقل عمله
Artinya: “Orang mu’min adalah orang yang sedikit bicaranya tapi banyak amalnya, sementara orang munafik adalah orang yang banyak bicara sedikit amalnya.”
--
Semoga kita termasuk golongan yang Allah jaga lisan kita, dan kita senantiasa menjaganya pula.
--
From @santrionline_
Nantikan #NgajiKitabAlala berikutnya. 😊
#Santri
#Pesantren
#KitabKuning
#NgajiKitabKuning
#AyoMondok
#NahdlatulUlama
#SantriIndonesia
#SantriKeren
#Santrionline - #ikhwanNusantara

Santri Nusantara (@okesantri)

غُرَبَاء .... كَم تَذَاكَرْنَا زَمَانًا يَوْمَ كُنَّا سُعَدَاء
بِكِتَابِ اللَّهِ نَتْلُوْهُ صَبَاحًا وَمَسَاء
غُرَبَاء غُرَبَاء غُرَبَاء غُرَبَاء .
.
.
From @agustidwiningtiyas
Follow @okesantri @okesantri @okesantri
.
.
.
#okesantri #dwimq #muhasabatulqolbi #muhasabatulqolbijombang #pondok #pesantren #santri #santrikeren #santrikece #santrihits #santrihot #santriwati #santriindonesia #info #negrisantri #housetilawah #qori #qoriah #qoriinternasional #shalawat#shalawatalbanjari #festivalshalawat #sejatim#pengagumsholawat #regrann

#IslamDamai™️ 🆔 | REAL SUNNI (@ikhwan.nusantara)

- اِذَا تَمَّ عَقْلُ الْمَرْءِ قَلَّ كَلاَمُهُ ۞
۞ وَاَيْقِنْ بِحُمْقِ الْمَرْءِ اِنْ كَانَ مُكْثِرًا

Terjemah:
Bila sempurna akal seseorang [cerdas] maka sedikitlah bicaranya, dan menunjukkan kebodohannya orang yang banyak bicara.
--
Lisan adalah anggota badan manusia kedua yang paling berpengaruh bagi manusia setelah hati. Jika hati adalah dasar bagi keselamatan dan keterpurukan manusia, maka lisan adalah tonggak atau tiang dari keselamatan dan keterpurukan tersebut. Nabi SAW bersabda :
من كان يؤمن بالله واليوم الاخر فليقل خيرا او ليصمت
Artinya: “Barang siapa beriman dengan Allah ta'ala dan hari akhir maka bicaralah yang baik atau diamlah.”
--
Maka dari itu orang yang menyadari kelemahan dirinya dan keterbatasan akal fikirnya dia akan membatasi lisannya dalam berbicara kecuali sesuatu yang bermanfaat bagi dirinya baik di dunia atau di akhirat jika dibicarakan. Dan hanya orang bodohlah yang akan banyak bicara, karena dia tidak tahu bahwa semakin banyak bicara dia semakin banyak memasang tali di lehernya. Tidak tahu bahwa apa yang terucap lisan adalah sesuatu yang akan di pegang oleh orang yang mendengarnya. Tidak tahu bahwa kalau kerbau itu di pegang lewat tali yang di jeratkan di lehernya maka manusia di pegang lewat ucapan yang di keluarkan lisannya. Dan dia tidak tahu atau tidak menyadari bahwa semakin orang banyak bicara maka semakin besar dia bisa terjatuh dalam kesalahan. Nabi SAW bersabda :
مَنْ كَثُرَ كَلامُهُ كَثُرَ سَقَطُهُ
Artinya: “Barang siapa banyak bicara maka banyak kesalahan bicaranya.”
Nabi SAW juga bersabda :
المؤمن من قل كلامه وكثر عمله والمنافق من كثر كلامه وقل عمله
Artinya: “Orang mu’min adalah orang yang sedikit bicaranya tapi banyak amalnya, sementara orang munafik adalah orang yang banyak bicara sedikit amalnya.”
--
Semoga kita termasuk golongan yang Allah jaga lisan kita, dan kita senantiasa menjaganya pula.
--
From @santrionline_
Nantikan #NgajiKitabAlala berikutnya. 😊
#Santri
#Pesantren
#KitabKuning
#NgajiKitabKuning
#AyoMondok
#NahdlatulUlama
#SantriIndonesia
#SantriKeren
#Santrionline - #ikhwanNusantara
More...