Ilham Effendi Harahap (@ilham.efendi14)

Jangan pernah berputus asa jika kamu mendapatkan nilai yang kecil dari dosen, karena nilai kecil bukan penentu kamu cepat lulus kuliah atau tidak.

#mahasiswabanget #mahasiswa #mechanicalengineering #msolver #westjava #gunungmerapi #yogyakarta #masasekolah #pesonaindonesia #indahnyapemandangan

Putri Bulan Hasibuan (@putri_bulan)

The happy feeling is not perfect before u get an happy feeling cuz u know about beautiful of the nature scenery.
#throwback #exploresumut #pesonaindonesia .
.
.
.
📷 by @paska

Gen.Pi Pariaman (@genpipariaman)

@Regrann from @kemenpar - Bandara Banyuwangi Dapat Suntikan Dana Rp400 Miliar

BANYUWANGI – Pesatnya pertumbuhan pariwisata di Banyuwangi, direspons positif PT Angkasa Pura II. Bandara Banyuwangi akan digelontorkan dana hingga Rp400 Miliar. Perpanjangan runway hingga perluasan parkir menjadi target utama. “Pertumbuhan pariwisata di Banyuwangi sangat cepat. Banyuwangi punya prospek yang sangat bagus. Kondisi ini harus terus didukung. Untuk itu, anggaran Rp400 Miliar disiapkan untuk pengembangan bandara,” ungkap Dirut PT. Angkasa Pura II Bandara Banyuwangi M. Awaluddin, Minggu (18/2). Bandara Banyuwangi ditargetkan bisa menampung 7 pesawat. Rinciannya, 6
pesawat berbadan ramping jenis Boeing 737-500. Ditambah tempat parkir 1 pesawat badan lebar ala Boeing 747.
Untuk itu, apron bandara akan diperluas jadi 1,8 hektare.

Diterangkan Awaluddin, alokasi anggaran untuk bandara ini sebenarnya
Rp300 Miliar. Namun, jumlah investasi ditambah Rp100 Miliar. “Sebenarnya, anggaran pengembangan Bandara Banyuwangi Rp300 Miliar.
Tapi anggarannya sengaja kami tambah Rp100 Miliar. Kami lihat potensi besar ada di sana, makanya digenapi menjadi Rp400 Miliar. Ke depan Bandara ini banyak fungsinya,” lanjutnya.

Skenario besar telah disiapkan untuk Banyuwangi. Nantinya, bandara di sana  akan diplot sebagai penyangga Bandara  Ngurah Rai, Bali. Utamanya untuk pertemuan IMF-World Bank, Oktober mendatang.

Bersama Lombok, Banyuwangi akan menjadi lokasi alternatif parkir pesawat peserta pertemuan tersebut. Menurut Awaluddin, ada keuntungan
lain yang bisa diraih dari kebijakan ini. “Kalau semua parkir di Denpasar itu tidak mungkin. Alternatifnya Banyuwangi dan Lombok. Mereka sekalian bisa berwisata di sana,”
terangnya.

Untuk mendukung rencana itu, landasan Bandara Banyuwangi sedang diperpanjang menjadi 2.500 meter. Nantinya, bandara ini akan memiliki
lebar 30 meter. Pengembangan runway ditarget kelar Agustus. Dijelaskan
Awaluddin, panjang runway akan ditingkatkan lagi menjadi 2.800 meter dan lebar 45 pada 2019.

Selengkapnya Sobat Wisata dapat klik link di bio yaa.

#WonderfulIndonesia #PesonaIndonesia
More...