⚠️DANGEROUS ZONE⚠️ (@indonesian.sosialism) [similar]

💂RED ARMY - M.I.M🕵️ | don't panic, i'm muslim💋 | Writer as Mr.Awesome | Spam = Block 📧misterawesome@yahoo.com Kumpulan essay ↓↓

⚠️DANGEROUS ZONE⚠️ (@indonesian.sosialism)

[Postingan ini dikhususkan untuk para wahaboy yg nyinyir terhadap ritual malam 1 suro] -- Ada ritual, dibilang bid'ah. Kejawen, dibilang bid'ah. Padahal, Agama (4.200 Agama) mempunyai tradisinya sendiri2, ritualnya sendiri2. Bahkan pada Agama terdahulu (primitif), ritual, kejawen, adalah salah satu metode untuk berinteraksi dengan Tuhan. Untuk menemukan jawaban dr berbagai macam persoalaan sebelum adanya sains modern. Bukankah Rasulullah juga bersemedi di dalam goa? Bukankah Rasulullah juga memerlukan metode lain untuk lebih dekat kepada Tuhan?. Para orang (Islam) terdahulu juga mempunyai cara tersendiri untuk lebih dekat kepada Tuhan. Entah itu dengan tarian, pujian, kegiatan, dll.

Menurut Spencer, Agama yang ajaran-ajarannya kadang saling berlawanan, diam-diam sepakat bahwa dunia dengan segala isi dan segala yang melingkupinya adalah sebuah misteri yang membutuhkan penjelasan. Spancer mengatakan, Agama pada dasarnya berisi "keyakinan akan adanya sesuatu yang maha kekal yang berada di luar intelek." Begitu juga dengan Max Muller, dia melihat seluruh Agama sebagai "usaha untuk memahami apa-apa yang tak dapat dipahami dan untuk mengungkapkan apa yang tak dapat diungkapkan, sebuah keinginan kepada sesuatu yang tidak terbatas." Nah, bagaimana tanggapan kalian tentang ini??? #indonesiansosialism #menolakbungkam #MenangkanPancasila #bhinekatunggalika #NKRIhargamati

⚠️DANGEROUS ZONE⚠️ (@indonesian.sosialism)

Buruh (palu), arit (tani) ... sambil nunggu lele.

⚠️DANGEROUS ZONE⚠️ (@indonesian.sosialism)

[Posted by socio politica, 2010] -- Komando Jihad pimpinan Warman untuk pertama kalinya memulai aksi dengan membunuh Rektor Universitas 11 Maret Solo. Menurut dokumen pangadilan, korban dibunuh lantaran membeberkan eksistensi Jamaah Islamiyah kepada otoritas pemerintah dan karena itu, bertanggungjawab atas penangkapan Abdullah Sungkar dan Abu Bakar Ba’asyir. Komando Jihad juga melakukan berbagai aksi terorisme, antara lain peristiwa pembajakan pesawat Garuda DC 9 Woyla (1981) dan Bom Borobudur (1985). APA BOLEH buat, kini Islam selalu dilekatkan kepada terorisme, karena pengalaman empiris terbaru selalu menunjukkan bahwa sebagian terbesar aksi terorisme di dunia, memang terbanyak dilakukan kaum radikal yang membawakan nama agama Islam. Radikalisme dan terorisme, menurut Noorhaidi Hasan PhD, merupakan gejala modern yang sangat kompleks. Memiliki matriks yang bersinggungan secara inheren dengan arus modernisasi dan globalisasi, yang memberikan ruang dan, dalam beberapa hal, memaksa munculnya identitas parokhial serta ekspresi politik berbalut kekerasan. Jangkauan pengaruhnya mengalir paralel dengan penyebaran modernisasi dan globalisasi. Dalam konteks ini dimensi ekonomi-politik yang mewarnai pergeseran lanskap geopolitik global dan ketegangan hubungan agama dengan negara yang terjadi dalam ranah politik domestik selalu menjadi bagian penting yang berperan mendorong pertumbuhan radikalisme.

Namun, pada sisi lain, fenomena radikalisme bukan gejala yang berdiri terpisah dari pergulatan ideologis dan teologis. Doktrin-doktrin kitab suci yang diinterpretasikan secara salah dapat menyediakan legitimasi dan berfungsi sebagai framing resource bagi aktivisme kekerasan yang sebenarnya pekat dengan nuansa power struggle. Gerakan fundamentalisme yang menyulut api militansi, kekerasan dan bahkan terorisme, berhubungan secara kategoris dengan sejarah, ideologi, problem-problem struktural, identitas, dan bahkan dengan pergeseran-pergeseran geostrategi dan politik global yang terjadi seiring dengan menguatnya arus globalisasi. Lanjut ↓↓ #indonesiansosialism #menolakbungkam #MenangkanPancasila #bhinekatunggalika #NKRIhargamati

⚠️DANGEROUS ZONE⚠️ (@indonesian.sosialism)

Rakyat yang dulu kau perjuangkan, kini mengkhianatimu.

Rakyat yang dulu kau perjuangkan, kini melupakanmu.

Rakyat yang dulu engkau banggakan, kini menghujatmu.

Dan rakyat yang dulu selalu ada di hatimu, kini menyalahkanmu.

Tapi bagiku, jasa-jasamu selalu abadi, melekat bersama memori di otakku dan nuraniku. -Mr.Awesome- #indonesiansosialism #menolakbungkam #MenangkanPancasila #bhinekatunggalika #NKRIhargamati

⚠️DANGEROUS ZONE⚠️ (@indonesian.sosialism)

Wkwkwk si sokocul gerombolan lele pemakan eek lagi lagi bikin lelucon😂sejak kapan Islam adalah ideologi? Kenapa disejajarkan dengan ideologi buatan manusia? Bukankah Islam adalah agama? Anehnya si sokocul nulis caption : kalo mimin sih lebih milih Islam dan dan pancasila karena satu linier. What the hell😂sokocul belom paham aja kalo Pancasila itu ada unsur sosialisnya. Jadi si sokocul menghujat sosialis dan lebih milih pancasila, padahal di dalam pancasila ada sosialisnya. Auk ah gelap😌😌😌

⚠️DANGEROUS ZONE⚠️ (@indonesian.sosialism)

Kalimat permintaan tersebut diucapkan Soekarno kepada Raja Maroko, Mohammed V. Peristiwa bersejarah ini terjadi saat kunjungan Soekarno di Maroko pada 1960. Saat itu, Raja Mohammed V menyebut ingin membalas budi kepada bangsa Indonesia dengan menawarkan hadiah-hadiah kepada Soekarno. Sang Raja merasa berhutang budi karena telah dibantu dalam perjuangan merebut kemerdekaan dari penjajahan Perancis.

Jasa Soekarno mendukung kemerdekaan bangsa Maroko selalu dikenang rakyat Maroko. Bangsa Maroko selamanya merasa berutang budi kepada Soekarno yang mengobarkan semangat dan inspirasi untuk berjuang mencapai kemerdekaan. KAA tahun 1955 di Bandung seolah memberi secercah harapan bagi bangsa Maroko untuk meraih kemerdekaan.

Soekarno adalah salah satu pemimpin dunia yang pertama kali mengakui kemerdekaan bangsa Maroko. 2 Mei 1960, Soekarno menjadi tamu spesial Raja Maroko. Ribuan rakyat Maroko berdiri berjajar disepanjang kanan dan kiri jalan yang dilewati kendaraan Soekarno dan rombongan dari bandara hingga ibukota Rabat. Foto Soekarno dipajang di berbagai gedung pemerintahan, bersandingan dengan foto Raja Maroko Mohammed V. Radio-radio Maroko menyiarkan lagu-lagu Indonesia. Rakyat Maroko ingin mempersembahkan jalan protokol untuk diberi nama 'sharia Al-Rais Ahmed Sukarno' atau yang dalam bahasa Perancis 'Rue Soukarno'. Soekarno menggunting pita sekaligus meresmikan nama jalan 'Rue Soukarno'. Rue Djakarta, Rue De Bandoeng, juga dipersembahkan Mohammed V untuk Soekarno.

Soekarno memberikan cek sebesar 10.000 US dollar di hadapan Raja Mohammed V untuk membantu meringankan penderitaan rakyat Maroko khususnya kota Agadir akibat gempa bumi yang terjadi pada 25 Febuari 1952.

Hingga kini, bangsa Maroko masih memegang janji Raja Mohammed V. Pemerintah Maroko tetap mengizinkan rakyat Indonesia untuk mengunjungi Maroko dengan bebas seperti memasuki negaranya sendiri. Setiap WNI dibebaskan dari visa selama 3 bulan.

Ibnu Battutah dan Maulana Malik Ibrahim adalah dua tokoh besar yang menyebarkan agama Islam di Indonesia. Itulah alasan dari klaim yang menyebutkan bahwa Indonesia dan Maroko sebagai saudara kandung, karena kedua tokoh besar tersebut berasal dari Maroko.

⚠️DANGEROUS ZONE⚠️ (@indonesian.sosialism)

Antek ef pe i → @sokocul_dakwah yang pernah nyebar hoax tentang Habib Luthfi bin Yahya, setelah saya summon lalu postingan tersebut dihapus. Eh sekarang dia bilang kalo akun ini menyebarkan paham komunis😂mau ngelaporin? Eh cung kacung @sokocul_dakwah emangnya angtum kaga tau ya kalo paham komunis untuk edukasi itu tidak dilarang?? Ilmu agama angtum boleh tinggi, tapi jangan lupain juga ilmu untuk di dunia😛angtum bilang kalo saya dalam DPO ?? Perasaan saya sudah DPO dari beberapa bulan yang lalu, DPO pasukan lele pemakan eek😂lah kalo mau laporin ya laporin aja cung, tanpa angtum lapor pun para intel, polisi, TNI, sudah paham sama akun saya kok..lah mereka follower saya😝coba deh angtum tanya2 sama yang paham hukum, apa akun jenis edukasi kek saya itu dilarang? Yang penting saya tidak menyuruh follower saya untuk jadi komunis, lah saya aja bukan komunis kok😂untuk followers saya, yuk ah report rame2 akun antek ef pe i → @sokocul_dakwah biar para pemabok agama musnah dari negara ini😂eh btw kalian @sosialisindonesia @ikhwanbandungraya juga jadi DPO akun antek ef pe i loh😂😂

⚠️DANGEROUS ZONE⚠️ (@indonesian.sosialism)

tirto.id - Operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait penyelewengan dana desa di Pamekasan, Jawa Timur, pada awal Agustus lalu menguak tabir kusutnya pengelolaan dana desa di sejumlah daerah. OTT tersebut menjadi peringatan keras agar pemerintah meningkatkan pengawasan dan pembinaan soal pengelolaan dana desa.

Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT), Eko Putro Sandjojo mengakui adanya penyalahgunaan tersebut. Misalnya, pada 2016, Kemendes PDTT telah mendapat laporan pengaduan masyarakat terkait dana desa sebanyak 932 pengaduan.

Sebanyak 200 laporan di antaranya diserahkan kepada KPK, sedangkan 167 diserahkan kepada kepolisian, dan sisanya merupakan permasalahan administrasi. Dari jumlah tersebut, sebanyak 67 kasus yang mendapat vonis.

Sementara untuk tahun 2017, kata Eko, Satgas Dana Desa telah menerima laporan pengaduan sebanyak 300 dan pihaknya terus memantaunya. Namun, katanya, permasalahan yang terjadi dalam pengelolaan dana desa sebenarnya jauh lebih kecil jika dibandingkan dengan jumlah penerima anggaran dana desa yang mencapai 74.910 desa. Lanjut ↓↓ #indonesiansosialism #menolakbungkam #MenangkanPancasila #bhinekatunggalika #NKRIhargamati

⚠️DANGEROUS ZONE⚠️ (@indonesian.sosialism)

Gesper eh geser, saya lagi males nulis caption panjang lebar. Kalo penasaran, cari aja beritanya.

⚠️DANGEROUS ZONE⚠️ (@indonesian.sosialism)

Genjer atau paku rawan [Limnocharis flava] adalah sejenis gulma yang banyak dijumpai di sawah. Dalam bahasa inggris, genjer disebut "Velvetleaf", sedangkan dalam bahasa Spanyol dienal sebagai "Cebolla de chucho". Genjer yang berbunga sepanjang tahun biasa ditemukan bersama eceng gondok dan kerap dianggap sebagai makanan 'orang miskin' yang dikonsumsi warga desa apabila tidak ada sayuran lain yang dapat dimakan. Peran genjer sebagai makanan rakyat jelata digambarkan dengan penuh satire dalam lagu populer berbahasa jawa-osing yang liriknya digubah oleh seniman asal Banyuwangi, Muhammad Arief pada 1940an dengan judul "Genjer-genjer". Pada perkembangannya, lagu genjer-genjer bermetamorfosis dari sebuah lagu rakyat bernuansa lokal menjadi lagu propaganda berhaluan kiri. Pada 1960an, PKI menggunakan lagu genjer-genjer sebagai salah satu medium untuk menyuarakan kritik sosial dan solidaritas rakyat tertindas.

Peristiwa G30S 1965 membuat rezim orde baru yang anti komunis melarang pendengaran lagu ini. Menurut versi TNI, para anggota Gerwani dan Pemuda Rakyat menyanyikan lagu ini ketika para Jenderal yang diculik diinterogasi dan disiksa di Lubang Buaya seperti yang digambarkan dalam film propaganda G30S PKI arahan sutradara Arifin C. Noer. Muhammad Arief, pencipta lagu genjer-genjer tewas dibunuh akibat dianggap terlibat dengan PKI. Genjer-genjer pun dilarang diperdengarkan saat rezim orde baru berkuasa.

Namun, seiring Reformasi 1998, kebebasan mulai terasa. Banyak anak muda kreatif mengaransemen ulang lagu ini dan berani menyanyikannya di depan publik, diantaranya Tika and the Dissident dan sebuah kelompok musik yang menamakan diri Gestapu. #indonesiansosialism #menolakbungkam #MenangkanPancasila #bhinekatunggalika #NKRIhargamati

⚠️DANGEROUS ZONE⚠️ (@indonesian.sosialism)

Masih seputar rencana pemutaran kembali film G30S PKI. Ya, Presidenku 'kembali' mlempem. Kenapa pemutaran film PKI gencar ketika Jokowi menjabat sebagai Presiden? Ketika jaman Susilo Bambang Yudhoyono sepertinya tidak terdengar kabar serupa, bahkan ketika Megawati yang partainya di cap mirip PKI pun tidak terdengar kabar tersebut. Bukankah ini semua nyata demi politik?. Pak Jokowi, saya paham anda sedang dipancing oleh para musuh anda. Saya paham anda sedang dicari kelemahannya. Jika anda menolak pemutaran kembali film tersebut, pasti para musuh akan dapat segera menyingkirkn anda. TAPI pak Jokowi, bagaimana dengan para korban 65??. Tidakkah anda memperdulikan keluarga mereka?. Tidak perlu minta maaf kepada para korban, karna saya yakin mereka akan otomatis memaafkan bangsa ini ketika kasus tersebut kembali dibuka dan diselesaikan.

Pak Jokowi tidak perlu risau, tidak perlu takut. Jangan khawatir jika para musuh akan segera menyingkirkan anda jika anda menolak pemutaran kembali film tersebut. Bukankah menurut survey sebagian besar rakyat ini mendukung anda? Puas akan hasil kinerja anda? Puas dengan rezim anda?. Lalu buat apa anda takut selama rakyat ini mendukung anda.

Saya yakin rakyat yang mendukung anda, yang memilih anda pada cerdas, pintar dan open minded. Mereka pasti juga penasaran tentang kebenaran tragedi tersebut, tentang kebenaran super semar dan pelanggaran HAM yang lainnya. Jika toh akhirnya PKI bersalah, bukankah rasa penasaran sebagian besar rakyat ini terpenuhi?. Pak @jokowi , kenapa anda kembali mlempem? Kenapa anda kalah dengan musuh2 anda? Atau, apakah semua ini hanya sandiwara ??? -Mr.Awesome- #indonesiansosialism #menolakbungkam #MenangkanPancasila #bhinekatunggalika #NKRIhargamati

⚠️DANGEROUS ZONE⚠️ (@indonesian.sosialism)

Ketika Mikhail Bakunin dikira Karl Marx oleh pasukan lele pemakan e'ek...GOBLOK @suararakyat.23 😌😌

⚠️DANGEROUS ZONE⚠️ (@indonesian.sosialism)

Alangkah lucunya negeri ini..kalian sibuk memberangus PKI tapi BUTA terhadap DI/TII, pffffttttt #indonesiansosialism #menolakbungkam #MenangkanPancasila #bhinekatunggalika #NKRIhargamati

⚠️DANGEROUS ZONE⚠️ (@indonesian.sosialism)

Ketika mereka berdemokrasi, mereka dituduh PKI, antek PKI, keturunan PKI. Apakah negara ini tidak punya nyali untuk menyelesaikan kasus pelanggaran HAM tahun 1965 ?? #indonesiansosialism #menolakbungkam #MenangkanPancasila #bhinekatunggalika #NKRIhargamati

⚠️DANGEROUS ZONE⚠️ (@indonesian.sosialism)

Kematian Jean-Claude Duvalier menandai perayaan anti-voodoo oleh kelompok oposisi di seantero Haiti. Hari itu, 21 April 1986, para pendeta voodoo jadi sasaran amuk massa terhadap sang diktator. Massa merusak dan menjarah rumah para pendeta, menghancurkan barang-barang yang biasa dipakai untuk ritual, hingga corat-coret vandalisme untuk memastikan bahwa ke depan Haiti mesti lepas dari praktik berbau klenik.

Diktator berjuluk Baby Doc itu punya keyakinan yang serupa dengan ayahnya, Francois Duvalier, alias Papa Doc. Jean-Claude berkuasa mulai tahun 1971 atau tahun di mana ayahnya meninggal dan menanggalkan status presiden seumur hidup yang disandang sejak 1957. Kala Jean-Claude naik sebagai presiden termuda di dunia (19 tahun), rakyat Haiti berharap korupsi, otokrasi, dan kemiskinan akan berakhir. Namun rupanya Jean-Claude sewatak dengan ayahnya, bahkan jauh bertangan dingin lagi.

Lekatnya keluarga Duvalier dengan voodoo bisa ditelusuri dari perkenalan Francois Duvalier muda dengan seorang dukun voodoo kenamaan bernama Baron Samedi. Tahu bahwa Samedi populer di kalangan masyarakat, Duvalier mendaulatnya sebagai rekanan untuk mengawali karier di bidang politik, demikian dalam catatan CVLTNation. Lanjut↓↓ #indonesiansosialism #menolakbungkam #MenangkanPancasila #NKRIhargamati #bhinekatunggalika

⚠️DANGEROUS ZONE⚠️ (@indonesian.sosialism)

Bagi Durkheim, agama pada dasarnya merupakan sesuatu yang kolektif. Untuk memantapkan argumantasi definitifnya ini, Durkheim berjuang untuk memberikan pembedaan definitif antara agama dan magis. Ia menandaskan bahwa magis merupakan upaya individual, sementara agama tidak dapat dipisahkan dari ide komunitas peribadatan atau moral. 📚 : Emile Durkheim, The Elementary Form of The Religious Life. #indonesiansosialism #menolakbungkam #MenangkanPancasila #bhinekatunggalika #NKRIhargamati

⚠️DANGEROUS ZONE⚠️ (@indonesian.sosialism)

Beberapa hari kemarin sangat ramai membicarakan tentang 'penuntutan pemutaran kembali film G30S PKI', kabarnya banyak broadcast yang sengaja dilancarkan untuk menuntut pemutaran kembali film tersebut. Saya sadar bahwa akun ini telah lama dimonitor oleh intel negara. Tapi maaf, kali ini saya harus angkat suara.

Terlepas dari kejamnya PKI (kata mereka), patutkah kita terus saja mendiskriminasi, mengucilkan, menyudutkan PKI dan keturunannya?. Mereka berkata PKI telah membunuh 7 jenderal. Lalu apakah sangat wajar jika ratusan ribu warga sipil (yg katanya simpatisan PKI) dibunuh? Dibantai? Apakah nilai itu seimbang? Kata mereka, Kyai, Ulama, santri juga ikut dibantai oleh PKI? Hey bung, kata siapa? Bahkan PKI yg katanya membunuh tidak diberi ruang dalam pengadilan, tidak diberi tempat untuk bersaksi. Mereka langsung dibunuh, dibantai, dihabisi. Apakah itu yang dinamakan keadilan? Perikemanusiaan? Musyawarah?. Cobalah lihat dari sisi keturuan PKI, bagaimana perasaan mereka, psikologi mereka. Kasus pelanggaran berat HAM yang dilakukan oleh orde baru sampai detik ini masih belumlah jelas.

Tidak perlu terlalu jauh membahas tragedi 65. Coba lihat kasus Talangsari, Malari, Semanggi, Trisakti, Munir, Wiji Thukul, dll. Apa mereka semua juga pantas untuk dihujat? Dipojokan?dicaci?. Apakah mereka juga musuh negara?. Mereka sama-sama mendapatkan pelanggaran HAM, jika mereka tidak salah, harusnya kasus mereka telah final. Nyatanya, bukan hanya PKI, tapi juga kasus pelanggaran HAM yang lain. "Seorang pahlawan adalah mereka yang sanggup mengakui kesalahannya." Quote itu telah lama melekat pada diri saya, ketika saya masih di bangku sekolah dasar. Apakah masih ada yang menggunakan quote tsb saat ini, entahlah.

Kenapa mereka begitu gencar memburu PKI, namun buta terhadap pelanggaran HAM masa orde baru, yang dilakukan oleh militer. Apakah negara ini masih menjunjung tinggi hukum? Nilai2 demokrasi? HAM?. Saya tidak masalah dicap antek PKI, keturunan PKI. Saya juga tidak masalah jika harus berurusan dengan kepolisian karena postingan ini. Ya, bagi saya inilah demokrasi, dimana setiap orang berhak menyuarakan pendapatnya NAMUN masih dalam koridor, etika berdemokrasi yang baik.
More...