Ahok Lovers (@forever_ahok) [similar]

AHOK DJAROT LOVERS. ANTI HOAX. Hastag #saveahok #kamiahok #tetapahok

Ahok Lovers (@forever_ahok)

??????????????????????????????????????????????????????????
Anies: FPI Harus Hadir untuk Merawat Kebinekaan

Ahmad Bil Wahid - detikNews

Jakarta - Gubernur DKI Jakarta terpilih Anies Baswedan menghadiri milad ke-19 FPI di Stadion Kamal Muara, Penjaringan, Jakarta Utara. Dalam sambutannya, Anies meminta FPI terlibat menjaga kebinekaan di Indonesia. "Dalam kesempatan ini, saya ingin menegaskan kepada semua apa yang pernah kita sampaikan saat halalbihalal FPI DKI, ke depan FPI harus terus membuktikan bahwa inilah salah satu penjaga kebinekaan Indonesia. Harus hadir bukan mengancam, harus hadir justru merawat kebinekaan," kata Anies di lokasi, Sabtu (19/8/2017). Dia mengatakan hari jadi ke-19 ini harus menjadi pembuktian bagi FPI. Dia juga meminta FPI bersikap demikian pada tahun-tahun mendatang. "Ini adalah komitmen yang sudah saya katakan berkali-kali. Mari kita tunjukkan ke mata dunia bahwa 19 tahun perjalanan kemarin dan tahun-tahun ke depan menjadi tahun-tahun di mana masyarakat Indonesia merasakan kehadiran FPI sebagai penjaga kebinekaan," ujarnya.

Menurutnya, salah satu cara yang harus dilakukan untuk menjaga kebinekaan adalah menghadirkan keadilan. Dia juga yakin FPI dapat terlibat dalam mewujudkan keadilan.

Di berbagai belahan dunia terjadi konflik, terjadi perpecahan, karena itu tanggung jawab kita adalah menghadirkan persatuan di Indonesia, tetapi persatuan tidak bisa dihadirkan dalam ketimpangan, persatuan harus hadir dalam keadilan. "Kita sering hanya bicara kesatuan tapi melewatkan keadilan. Keadilan adalah pondasi persatuan dan insyaallah FPI siap menghadirkan keadilan sosial di Indonesia," imbuhnya.

Tak diketahui secara jelas kapan Anies hadir ke lokasi. FPI membatasi orang yang ingin masuk ke lokasi tersebut, termasuk untuk wartawan.

#saveahok #kamiahok #tetapahok #ahok #temanahok #djarotsaifulhidayat #tetapahokdjarot #ahokdjarot #kamiahokdjarot #ahoklovers #basukibtp #basukidjarot #basukitjahajapurnama

Ahok Lovers (@forever_ahok)

Jokowi: Saya Sangat Hargai Kerja Djarot dan Ahok

Danu Damarjati - detikNews

Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meresmikan Simpang Susun Semanggi. Dia mengapresiasi kecepatan pembangunan prasarana jalan yang dimotori oleh kebijakan Pemerintah Provinsi DKI ini. "Sangat menghargai sekali kerja Gubernur sekarang maupun Gubernur sebelumnya," kata Jokowi di kolong Simpang Susun Semanggi, Jakarta, Kamis (17/8/2017). Yang dimaksud Gubernur sekarang tentu saja Djarot Saiful Hidayat, dan Gubernur sebelumnya yakni Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). Pembangunan jembatan ini tergolong cepat. "Saya sangat menghargai kecepatan pembangunan Simpang Susun Semanggi yang cepat sekali, satu tahun," kata Jokowi.

Dikatakannya, keramaian paling padat ada di Semanggi ini. Maka konstruksi ini bakal membantu mengurangi macet Semanggi.
Jokowi sudah beberapa kali meninjau proyek ini. Kini Simpang Susun Semanggi telah diresmikan, disaksikan oleh Gubernur Jakarta Djarot Saiful Hidayat, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, hingga yang terakhir ada Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri datang ke Simpang Susun Semanggi. "Sekali lagi saya mengapresiasi pekerjaan cepat yang dikerjakan di Simpang Susun Semanggi, sesuai dengan rencana. Ini dikerjakan PT Wijaya Karya dengan ketepatan waktu yang...," kata Jokowi sambil mengacungkan jempol.

Simpang Susun Semanggi ini dibangun lewat mekanisme kompensasi Koefisien Lantai Bangunan (KLB) dari PT Mitra Panca Persada senilai Rp 579 miliar. Dana tersebut sisa, karena bangunan ini menghabiskan Rp 360 miliar saja.

#saveahok #kamiahok #tetapahok #ahok #temanahok #djarotsaifulhidayat #tetapahokdjarot #ahokdjarot #kamiahokdjarot #ahoklovers #basukibtp #basukidjarot #basukitjahajapurnama

Ahok Lovers (@forever_ahok)

Diiringi Lagu Kemerdekaan, Jokowi Resmikan Simpang Susun Semanggi

Oleh Ika Defianti pada 17 Agu 2017, 19:44 WIB

Liputan6.com, Jakarta - Simpang Susun Semanggi diresmikan Presiden Joko Widodo atau Jokowi. Peresmian ini bertepatan dengan Hari Ulang Tahun ke-72 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Pantauan Liputan6.com, Jokowi datang mengenakan batik bersama istrinya, Iriana, pada pukul 19.10 WIB, Kamis (17/8/2017). Saat peresmian, Jokowi didampingi Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono, dan Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi.

Secara berbarengan mereka memencet tombol sirene tanda Simpang Susun Semanggi diresmikan. "Dengan mengucap bismillah, dengan ini saya resmikan Simpang Susun Semanggi," ucap Jokowi.

Saat tirai dibuka dan bertuliskan Semanggi, lagu "Hari Merdeka" mewarnai prosesi peresmian proyek senilai Rp 360 miliar tersebut.

#saveahok #kamiahok #tetapahok #ahok #temanahok #djarotsaifulhidayat #tetapahokdjarot #ahokdjarot #kamiahokdjarot #ahoklovers #basukibtp #basukidjarot #basukitjahajapurnama

Ahok Lovers (@forever_ahok)

100 HARI TANPA BAPAKKU .
Oleh: @wandaponika
.
Pak Ahok,
Hari ini tgl 17 Agustus 2017
Tepat 72 tahun Bangsa kita merdeka
100 hari juga Bapak dipenjara
.
Miris rasanya melihat kau , pahlawan kami,
Harus menelan pil pahit di penjara,
Tepat di saat kita merayakan kemerdekaan
Kemerdekaan berpikir, berbuat dan berpendapat
Di tengah alam demokrasi
Ditengah spirit hari kemerdekaan
Sang pembela kebenaran harus berahir disana
.
Pak, 100 hari sudah Bapak diangkut ke rutan
Diiringi tangis dari seluruh negri
Diiringi doa dalam cahaya lilin
100 hari belum bisa mengobati luka kami
Masih perih dan berdarah
.
Pak, dalam 100 hari ini
Banyak yang terjadi di luar sini
Film seri Korea pun kalah dramatis
Panggung musik rock pun kalah berisik
Tiap hari kami menonton drama huru hara politik negri ini
Mengejutkan, menyedihkan dan memalukan .
Negri ini belum bisa menghargai kejujuran yang kau tanamkan
Karena kejujuran lebih banyak menghidangkan kepahitan
Negri ini masih suka yang manis bak gula gula
Walau harus terserang diabetes
Karena kebanyakan menelan cerita manis yang bikin eneg
.
Negri ini belum bisa menerima keterbukaanmu
Masih tak terbiasa menonton rapat yang diunggah di youtube
Masih kaget saat anggaran bisa dilihat secara on line
Syok saat password kau buat berlapis
Mungkin karena Bapak kebanyakan nonton film Hollywood .
Negri ini belum siap menerima seorang Ahok
Atau memang belum pantas memiliki putra bangsa sepertimu
Kau terlalu gila & nekat
Kau terlalu ngotot memperjuangkan apa yang kau yakini benar
Tak peduli akan statusmu yang minoritas
Karena kau berkeras, kau anak Ibu Pertiwi
Putra Indonesia
.
Pak, wajahmu memang tak lagi sering mengisi televisi & berita
Tapi cerita tentangmu masih riuh
Pendukungmu masih setia
Haters mu pun masih berteriak .
Ternyata dimanapun kau berada
Nama Ahok sudah terlanjur kontroversial
Kadang kami bertanya tanya
Bagaimana rasanya menjadi dirimu
Begitu dicintai sekaligus begitu dibenci
.
Ah sudahlah Pak
Biarlah semua berjalan sesuai rencana Tuhan .
Karena kita semua yakin,
Gusti ora sare
.
Teriring doa untukmu Pak,
.
Dari kami yang selalu setia mendukung perjuanganmu, tak berbatas waktu.... #saveahok #kamiahok #tetapahok #ahok #temanahok

Ahok Lovers (@forever_ahok)

Doa Tifatul di Sidang Tahunan: Gemukkan Badan Jokowi yang Makin Kurus

Gibran Maulana Ibrahim - detikNews

Jakarta - Anggota Fraksi PKS, Tifatul Sembiring, membacakan doa dalam Sidang Tahunan MPR. Dalam salah satu bagian doanya, Tifatul meminta agar tubuh Presiden Joko Widodo digemukkan. "Berilah petunjuk kepada Presiden Bapak Joko Widodo. Gemukkanlah badan beliau karena kini terlihat makin kurus," kata Tifatul dalam doanya di Ruang Paripurna DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (16/8/2017). Dia juga mendoakan Jokowi agar diberi kesehatan selama menjalankan tugas. Juga agar selalu mendapat hidayah dari Tuhan. "Limpahilah beliau dengan kesehatan dan kekuatan dalam menjalankan tugasnya. Curahkanlah hidayahmu, berikanlah jalan yang lurus kepada beliau," ucapnya. "Tanamkanlah rasa sayang beliau kepada rakyat, cinta kepada umat, menghormati dan mencintai ulama," sambung Tifatul.

Selain itu, Tifatul mendoakan Wapres Jusuf Kalla. Dia berharap semangat JK tetap membara meski sudah tua.

#saveahok #kamiahok #tetapahok #ahok #temanahok #djarotsaifulhidayat #tetapahokdjarot #ahokdjarot #kamiahokdjarot #ahoklovers #basukibtp #basukidjarot #basukitjahajapurnama

Ahok Lovers (@forever_ahok)

Video Emak-Emak Rekam Mobil Anies Serobot Antrean Viral

Liputan6.com, Jakarta Video emak-emak yang merekam rombongan mobil Gubernur terpilih Anies Baswedan menyerobot antrean kendaraan viral di media sosial. Ibu tersebut mengabadikan momen dengan mengikuti mobil Anies dari belakang. "Tuh, mobilnya Anies tuh, enggak mau ngikut antre. Belum jadi gubernur sudah contohnya enggak bener. Lihat nih, kita ngikutin dari belakangnya. Kagak beres lu. Itu belum jadi gubernur itu, sudah semena-mena lihat itu mobilnya tat tit tat tit minta jalan, kayak presiden," kata ibu dalam video yang diunggah di laman Facebook, Lambe Turah, Senin (14/8/2017)

Dalam rekaman video itu, mobil Kijang Innova hitam B 1066 NOG yang disebut ditunggangi oleh Anies Baswedan menyerobot dari sisi kanan jalan. Pada saat itu, kondisi kendaraan lainnya mengantre di sisi kiri jalan.

Selain itu, dalam rombongan Anies juga terdapat pengawalan voorijder. Sesekali suara sirine terdengar untuk membuka jalur yang terlihat padat. "Mentang-mentang jalan satu arah, terus dia minta jalan. Orang pada antre, dia ini minta jalan ngawe-ngawe tangannya. Eh presiden bukan, gubernur juga belum jadi, sudah semena-mena. Tat tit tat tit tat tit kagak jelas. Buat gua sih asik saja ngikutin dari belakang. Ha-ha-ha," ujar ibu itu.

Menanggapi kejadian itu, juru bicara Anies-Sandi, Naufal Firman mengungkapkan tak ada yang salah dengan apa yang dilakukan Anies Baswedan. Ini lantaran jalan yang dilaluinya memang berlaku untuk satu arah. "Itu jalan satu arah, jadi seluruh badan jalan memang untuk dilewati kendaraan. Si perekam sendiri menyebut hal tersebut (jalan satu arah)," ujar Naufal Firman saat dikonfirmasi Liputan6.com.

Bahkan, dia menyalahkan sang perekam yang dinilainya telah melanggar lalu lintas. "Si Ibu perekam malah naik motor enggak pakai helm," ujar Naufal.

#saveahok #kamiahok #tetapahok #ahok #temanahok #djarotsaifulhidayat #tetapahokdjarot #ahokdjarot #kamiahokdjarot #ahoklovers #basukibtp #basukidjarot #basukitjahajapurnama

Ahok Lovers (@forever_ahok)

Air mancur menari di Monas. Mohon jaga kebersihan di lokasi. Jangan buang sampah sembarangan ya teman-teman... #saveahok #kamiahok #tetapahok #ahok #temanahok #djarotsaifulhidayat #tetapahokdjarot #ahokdjarot #kamiahokdjarot #ahoklovers #basukibtp #basukidjarot #basukitjahajapurnama

Ahok Lovers (@forever_ahok)

Benarkah Johannes Marliem Tewas dengan Luka Tembak?

Jum'at, 11 Agustus 2017 | 19:34

TEMPO.CO, Jakarta - Juru Bicara KPK Febri Diansyah membenarkan kabar Johannes Marliem, saksi kunci kasus korupsi e-KTP meninggal. "Benar, yang bersangkutan, Johannes Marliem, meninggal dunia, tapi kami belum dapat informasi yang lebih rinci, karena terjadinya di Amerika," kata Febri di Gedung KPK, Jakarta, pada Jumat, 11 Agustus 2017.

Nama Johannes Marliem menjadi mengemuka saat Tempo berhasil mewawancarainya pertengahan Juli 2017 dan secara blak-blakan lelaki yang mengaku telah menjadi warga negara Amerika Serikat itu menyebutkan ia memiliki bukti-bukti keterkaitan orang dengan kasus korupsi e-KTP. “Hitung saja. Empat tahun dikali berapa pertemuan. Ada puluhan jam rekaman sekitar 500 GB,” kata dia, meyakinkan saat itu.

Johannes Marliem merupakan  Direktur Biomorf Lone LLC, Amerika Serikat, perusahaan penyedia layanan teknologi biometric itu disebut  25 kali oleh Jaksa KPK saat tuntutan untuk terdakwa Irman dan Sugiharto, dalam kasus korupsi e-KTP.
Marliem disebut sebagai saksi kunci kasus megakorupsi ini karena ia mengantongi bukti pembicaraan para perancang proyek e-KTP selama empat tahun. Ia meyakini, rekaman pembicaraan itu dapat menjadi bukti untuk menelisik korupsi yang merugikan negara hingga Rp2,3 triliun tersebut.

Dalam dakwaan Irman dan Sugiharto, Marliem disebut sebagai penyedia produk automated finger print identification system (AFIS) merek L-1 untuk proyek e-KTP. Ia pun sempat dimintai keterangan oleh penyidik KPK pada Februari 2017 di Singapura dan pada Juli 2017 di Amerika Serikat.

Febri mengatakan, penyidikan terhadap kasus korupsi e-KTP akan terus berjalan dan kematian Johannes Marliem akan menjadi tanggung jawab aparat setempat. "Terkait dengan kematian yang bersangkutan, yang lebih rinci menjadi domain para penegak hukum setempat di sana". Saat ini kabar simpang siur penyebab kematian Johannes Marliem merebak, ada yang menyebutkan karena luka tembak dan bunuh diri, tapi KPK memastikan belum mendapat penjelasan resmi tentang hal tersebut.

#saveKPK #saveahok #kamiahok #tetapahok #ahok #temanahok #djarotsaifulhidayat #tetapahokdjarot #ahokdjarot

Ahok Lovers (@forever_ahok)

Isu Reshuffle Kabinet Berhembus Kencang, Najwa Shihab Dikabarkan Jadi Menteri Jokowi?

Jumat, 11 Agustus 2017 13:52 WIB

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Wacana reshuffle (perombakan) Kabinet Kerja pemerintahan Jokowi-JK kembali berhembus kencang.

Kali ini, kabarnya Presiden Joko Widodo akan merombak sejumlah posisi menteri paling lambat 16 Agustus 2017 mendatang.

Dengan kata lain ada menteri yang digeser ke kementerian lain dan ada yang dicopot dari menteri.

Yang mengejutkan nama presenter kondang, Najwa Shihab dikabarkan dicomot Jokowi untuk jadi pembantunya.

Najwa berdasarkan desas-desus yang beredar akan diplot jadi menteri sosial menggantikan Khofifah Indar Parawansa.

Informasi yang diterima Tribunnews.com, Khofifah mendapat restu Jokowi untuk mencalonkan sebagai gubernur di Jawa Timur. "Najwa Shihab cocok atau tidak jadi menteri, presiden yang menilai," kata Sekjen PPP Arsul Sani di Jakarta, Jumat (11/8/2017). Nama Najwa berkibar sepekan ini menyusul keputusannya mundur dari presenter "Mata Najwa". Spekulasi berkembang, termasuk dia meninggalkan acara talkshow di MetroTV itu karena digadang-gadang jadi menteri Jokowi.

Menteri Lain Diganti

Kabarnya, beberapa menteri lain yang digeser diantaranya Menteri BUMN Rini Soemarno.

Infonya Rini akan menempati posisi penting di pemerintahan Jokowi.

Kursi Rini akan diganti oleh Ignasius Jonan.

Sementara jabatan Menteri ESDM yang ditinggalkan Jonan akan diisi oleh Arcandra Tahar, wakilnya saat ini.

Isu yang beredar, Jokowi juga kabarnya menginginkan orang dekatnya yakni Ketua Umum Nawacita Institute RM Suryo Atmanto masuk kabinet.

Selain itu, Kepala Staf Kepresidenan RI Teten Masduki juga akan digeser jadi Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara (Menpan RI). Selain itu, Sekjen Golkar Idrus Marham juga diisukan akan menjadi menteri Agraria dan Tata Ruang menggantikan Sofyan Djalil.

Dalam beberapa kesempatan, Jokowi mengaku kurang puas dengan kinerja Kementerian Agraria dan Tata Ruang terutama soal target sertifikasi lahan.

#saveahok #kamiahok #tetapahok #ahok #temanahok #djarotsaifulhidayat #tetapahokdjarot #ahokdjarot #kamiahokdjarot #ahoklovers #basukibtp #basukidjarot #basukitjahajapurnama

Ahok Lovers (@forever_ahok)

Johannes Marliem, Saksi Kunci Korupsi E-KTP Meninggal di Amerika

Jum'at, 11 Agustus 2017 | 19:00 WIB

TEMPO.CO, Jakarta - Johannes Marliem, saksi kunci kasus korupsi e-KTP, meninggal. Hal ini dikonfirmasi Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Febri Diansyah. "Benar, yang bersangkutan, Johannes Marliem, meninggal dunia, tapi kami belum dapat informasi yang lebih rinci, karena terjadinya di Amerika," kata Febri di Gedung KPK, Jakarta, pada Jumat, 11 Agustus 2017.

Marliem disebut sebagai saksi kunci kasus megakorupsi ini karena ia mengantongi bukti pembicaraan para perancang proyek e-KTP selama empat tahun. Ia meyakini, rekaman pembicaraan itu dapat menjadi bukti untuk menelisik korupsi yang merugikan negara hingga Rp 2,3 triliun tersebut.

Dalam dakwaan Irman dan Sugiharto, Marliem disebut sebagai penyedia produk automated finger print identification system (AFIS) merek L-1 untuk proyek e-KTP. Ia pun sempat dimintai keterangan oleh penyidik KPK pada Februari 2017 di Singapura dan pada Juli 2017 di Amerika Serikat.

Febri mengatakan, penyidikan terhadap kasus korupsi e-KTP akan terus berjalan dan kematian Johannes Marliem akan menjadi tanggung jawab aparat setempat. "Terkait dengan kematian yang bersangkutan, yang lebih rinci menjadi domain para penegak hukum setempat di sana," kata dia.

#saveahok #kamiahok #tetapahok #ahok #temanahok #djarotsaifulhidayat #tetapahokdjarot #ahokdjarot #kamiahokdjarot #ahoklovers #basukibtp #basukidjarot #basukitjahajapurnama

Ahok Lovers (@forever_ahok)

Anggota DPRD DKI Bakal Terima Gaji Rp 109 Juta Sebulan
Kamis, 10 Agustus 2017 | 08:35 WIB

TEMPO.CO - Selain mendapat tambahan tunjangan komunikasi intensif, anggota DPRD DKI bakal mendapat tunjangan transportasi. Menurut Sekretaris DPRD DKI Yuliadi, selama ini anggota Dewan tak mendapat tunjangan transportasi lantaran telah dipinjamkan mobil dinas.

Setiap anggota Dewan, kata Yuliadi, bakal menerima tunjangan transportasi Rp 13 juta. Hitungan itu didasari surat keputusan gubernur mengenai standardisasi kendaraan dinas dan operasional pejabat pemda.
Anggota Dewan, kata Yuliadi, disetarakan dengan eselon I seperti Sekretaris Daerah DKI. "Jadi Dewan disetarakan dengan eselon I," ujarnya saat ditemui di kantornya, Rabu, 9 Agustus 2017.

Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat mengatakan DKI akan mengambil kembali mobil dinas yang digunakan anggota Dewan apabila mereka ingin mendapatkan tunjangan transportasi. Hal tersebut, kata dia, sesuai dengan amanat PP. "Kalau akan mendapat tunjangan transportasi, kendaraan dinas akan kami ambil," ucapnya.

Dengan tambahan tunjangan komunikasi intensif dan tunjangan transportasi, tiap anggota DPRD akan menerima Rp 109 juta setiap bulan, sedangkan pimpinan mendapat Rp 129 juta.

Namun, menurut anggota Dewan dari Fraksi Gerindra, Syarif, uang representasi juga seharusnya naik tujuh kali lipat. Kata dia, sudah 13 tahun uang representasi mereka tidak naik. "Kami kan juga kerja untuk rakyat," katanya. Saat ini anggota DPRD mendapat uang representasi Rp 2,25 juta per bulan dan wakil ketua memperoleh Rp 2,4 juta.

#saveahok #kamiahok #tetapahok #ahok #temanahok #djarotsaifulhidayat #tetapahokdjarot #ahokdjarot #kamiahokdjarot #ahoklovers #basukibtp #basukidjarot #basukitjahajapurnama

Ahok Lovers (@forever_ahok)

Dalam Persidangan, Ahli Sebut Buni Yani Bersalah

Oleh Arie Nugraha pada 08 Agu 2017, 17:24 WIB

Liputan6.com, Bandung - Buni Yani, terdakwa dugaan kasus penyebaran informasi SARA dengan barang bukti video Basuki Tjahaja Purnama, dinilai bersalah oleh ahli yang merupakan dosen dari Universitas Trisaksi Jakarta, Ependi Saragih.

Dalam persidangan, Majelis Hakim meminta tanggapan kepada Ependi Saragih terkait dakwaan pertama dari jaksa penuntut umum terhadap Buni Yani yaitu Pasal 31 ayat 1 dan Pasal 48 UU ITE, apakah sudah memenuhi unsur pidana atau tidak. "Sudah terbukti bersalah dikarenakan dengan sengaja dan melawan hak telah mengubah, mengurangi merusak dan mengirimkan ke media massa postingan video kampanye Ahok sehingga dapat menimbulkan kebencian di masyarakat," kata Ependi Saragih dalam sidang yang digelar di lantai tiga kantor Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Jalan Seram Nomor 2, Kota Bandung, Selasa (8/8/2017). Sementara saksi kedua yaitu pegawai negeri sipil Direktorat Komunikasi dan Informatika Teguh Apriyadi, juga dimintai keterangan oleh majelis hakim tentang pasal Undang Undang Informasi Transaksi Elektronik (UU ITE) yang diduga dilanggar oleh Buni Yani.

Teguh menjelaskan, setiap orang yang dengan sengaja melawan hak atau hukum, mengubah, menambah dan mengurangi suatu informasi dengan konten unsur pidana, maka dapat dijerat dengan UU ITE. "Perubahan, penambahan dan pengurangan suatu informasi sangatlah mudah dan dimungkinkan. Namun, semuanya itu harus dilihat dari konten legal dan tidak legalnya saja," jelas Teguh.

Sidang dengan nomor perkara 647/Pid.sus/2017/tPN.Bdg yang diketuai oleh M Sapto, hakim anggota M Razzad, Tardi, Judijanto Hadi Laksana, dan I Dewa Gede Suarditha.

Sementara itu, keterangan tertulis Basuki Tjahaja Purnama sebagai saksi fakta kasus Buni Yani yang diajukan oleh jaksa ditolak oleh hakim.
Jaksa Penuntut Umum mendakwa Buni Yani dengan dua pasal. Pertama, Pasal 32 ayat 1 junto Pasal 48 ayat 1 UU Nomor 11 Tahun 2008 Tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).
#saveahok #kamiahok #tetapahok #ahok #temanahok #djarotsaifulhidayat #tetapahokdjarot #ahokdjarot #kamiahokdjarot #basukibtp #basukidjarot #basukitjahajapurnama

Ahok Lovers (@forever_ahok)

Arab Saudi Izinkan Wanita Pakai Bikini di Pantai

Syanti Mustika - detikTravel

Riyadh - Pemerintah Arab Saudi memperbolehkan wanita menggunakan bikini di pantai. Kebijakan ini dalam rangka meningkatkan ekonomi pariwisatanya.

Arab Saudi merupakan negara yang sangat ketat aturannya terhadap wanita. Mereka mengharuskan wanita menggunakan pakaian yang tertutup, tidak boleh mengemudi, serta kalau keluar rumah harus ada pendamping. Bahkan beberapa waktu lalu seorang gadis ditangkap karena mengenakan rok mini di sebuah desa.

Dikumpulkan detikTravel dari berbagai sumber, seperti Telegraph dan The Sun Jumat (4/8/2017) Pangeran Arab Saudi, Muhammed bin Salman mengumumkan undang-undang mengenai perempuan memakai bikini. Undang-undang ini berlaku di proyek resort mewah yang akan di bangun di pantai di kawasan Laut Merah.

Muhammed bin Salman, pangeran yang baru dilantik bulan Juni lalu menginginkan Arab Saudi tidak hanya bergantung pada sektor minyak. Namun dia juga ingin ada pembaruan untuk meningkatkan ekonomi Arab Saudi melalui jalur wisata. Langkah pertamanya adalah membangun resort mewah di Laut Merah.

Proyek resort mewah ini akan dimulai pada tahun 2019, dengan tahap pertama ditargetkan akan selesai pada tahun 2022. Dia juga akan merancang undang-undang untuk aturan di bangunan resort, serta aturan diperbolehkannya wanita bersantai di pantai menggunakan bikini.

Pemerintah Arab Saudi ternyata tidak main-main dengan rencananya. Tidak hanya sekedar resort mewah, namun pemerintah juga merancang dimana traveler nantinya bisa melakukan aktivitas outdoor yang menyenangkan, seperti terjun payung, trekking, dan panjat tebing di Arab Saudi.

Selain itu, pengunjung juga bisa berkunjung ke kawasan satwa langka seperti macan tutul dan burung elang. Traveler juga bisa melihat reruntuhan kuno Mada'in Saleh, sebuah situs cagar budaya UNESCO yang berada di Arab Saudi. Satu hal lagi, traveler tidak memerlukan visa bila ingin berkunjung ke Arab Saudi.

#saveahok #kamiahok #tetapahok #ahok #temanahok #djarotsaifulhidayat #tetapahokdjarot #ahokdjarot #kamiahokdjarot #ahoklovers #basukibtp #basukidjarot #basukitjahajapurnama

Ahok Lovers (@forever_ahok)

Jadi rumahnya di Jakarta atau Depok sih?

Pembelian Rumah DP Nol Rupiah, Sandiaga Dekati Wali Kota Depok
RABU, 02 AGUSTUS 2017 | 07:19 WIB

TEMPO.CO, Depok - Wakil Gubernur DKI Jakarta terpilih, Sandiaga Uno, menjajaki peluang realisasi program rumah dengan uang muka nol rupiah atau nol persen di kawasan penyangga Ibu Kota. Rencana itu diungkapnya setelah bertemu dengan Wali Kota Depok Idris Abdul Shomad di sebuah rumah makan di Cimanggis, Kota Depok, Selasa, 1 Agustus 2017. “DP (down payment) rumah nol persen ini akan kami selaraskan untuk wilayah di sekitar Jakarta," kata Sandiaga.

Sandiaga mengklaim program itu telah mendapat respons positif dari sejumlah pengusaha properti. Ia berharap pada Oktober nanti, bersamaan dengan awal jabatannya di Balai Kota DKI Jakarta, pembangunan rumah dalam program tersebut bisa langsung dikerjakan.

Menurut Sandiaga, program rumah dengan uang muka nol rupiah sangat penting diinisiasi pemerintah. Ia becermin pada harga tanah dan rumah di banyak wilayah yang sudah tak terjangkau sebagian besar masyarakat. “Bahkan di Depok, tanah di Margonda sudah Rp 20 juta per meter persegi,” ucapnya.
Seusai pertemuan tertutup itu, Idris berharap ada peluang kerja sama dalam pembangunan setelah Sandiaga dilantik bersama Gubernur Jakarta terpilih, Anies Baswedan. Menurut Idris, ada banyak persoalan di Depok dan Jakarta yang berkaitan. "Terutama kemacetan, banjir, dan pembangunan akses jalan," ujarnya.

Idris mengatakan 60 persen warga Depok pergi ke Jakarta setiap hari untuk bekerja. "Jadi ada harapan warga Depok yang kena macet di Jakarta agar di Depok tidak kena macet lagi." Sandiaga  mengakui banyaknya masalah yang menjadi pekerjaan rumah bersama dengan daerah penyangga. Ia berjanji membangun komunikasi dan menyelesaikan masalah tersebut, terutama banjir, bersama-sama setelah dilantik.

#saveahok #kamiahok #tetapahok #ahok #temanahok #djarotsaifulhidayat #tetapahokdjarot #ahokdjarot #kamiahokdjarot #ahoklovers #basukibtp #basukidjarot #basukitjahajapurnama

Ahok Lovers (@forever_ahok)

Habiburokhman Dibully saat Nyasar di Simpang Susun Semanggi

Oleh Siti Ruqoyah, Eduward Ambarita

VIVA.co.id – Ada-ada saja ulah pengacara kontroversial Habiburokhman. Setelah membuat pernyataan heboh di Twitter mengenai akan terjun dari Monas jika Teman Ahok mampu mengumpulkan 1 juta data KTP beberapa waktu lalu, kini dia berulah lagi.

Dalam kicauan di Twitter pribadinya @habiburokhman, dia menyebut nyasar saat melintasi jalan layang yang baru diuji coba oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yakni Simpang Susun Semanggi. "Gara2 naik jembatan semanggi malah salah arah, mau ke Menteng jadi ke arah Senayan , ini siapa sich penggagasnya?" tulis dia dalam akun Twitternya pada 2 Agustus 2017.

Akibat kicauannya tersebut, para netizen langsung berkomentar keras, bahkan menyindirnya. Salah satunya akun @ferry_lazarus. Dia heran dengan postingan Habiburokhman yang malah nyasar melintasi jalan tersebut. "Dari sekian banyak orang lewat, cuma dia doang yang nyasar," tulis dia dalam kolom komentar di postingan Habiburokhman.

Tak hanya itu, netizen lain pun ikut berkomentar, seperti:

@Plekedix: Ngetwit pakai smartphone bukan jaminan orangnya smart

@CowokLuwuucuuu: Dear @DivHumasPolri , tolong cabut SIM orang ini, baca penunjuk jalan aja ndak bisa.

@JsDeyz: Org kampung ya begini? ????, di Jakarta saja msh nyasar ? ngomong'y sok paling ngerti urus Jakarta ? bib bib..
#saveahok #kamiahok #tetapahok #ahok #temanahok #djarotsaifulhidayat #tetapahokdjarot #ahokdjarot #kamiahokdjarot #ahoklovers #basukibtp #basukidjarot #basukitjahajapurnama

Ahok Lovers (@forever_ahok)

Dukung Jokowi, Fadli Zon Nilai Perindo Punya Kepentingan Sendiri

Oleh Devira Prastiwi pada 03 Agu 2017, 20:34 WIB

Liputan6.com, Jakarta - Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon mengatakan, dukungan Partai Perindo kepada Joko Widodo atau Jokowi untuk maju dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 mendatang sudah memiliki hitungannya sendiri. "Saya pikir ya setiap partai politik itu bebas untuk mengambil sikap dan posisi politiknya masing-masing. Semua partai saya kira tentu mempunyai perhitungan, mempunyai kepentingan yang berbeda," ujar Fadli di Jakarta, Kamis (3/8/2017). Dia mengaku, tidak masalah dengan adanya dukungan kepadaJokowi dari Partai Perindo. Bagi Fadli, setiap partai politik pasti sudah bisa mengambil posisi masing-masing. Meski begitu, Fadli menilai dukungan tersebut dimungkinkan karena pimpinan Partai Perindo Hary Tanosoedibjo sedang tersangkut masalah hukum.

Ia melanjutkan, memang ada kecenderungan sekarang ini, banyak orang, institusi, bahkan partai politik yang berbeda posisi mengalami tekanan. "Nah tekanan itu macam-macam, termasuk persoalan persoalan yang menyangkut hukum-hukum bisa dijadikan alat untuk menekan lawan politik, sekaligus merangkulnya. Saya kira ini akan membahayakan demokrasi karena dijadikan alat itu bagi hal-hal yang seperti itu," tegas Fadli.

Polri menetapkan Hary Tanoe sebagai tersangka atas kasus dugaan ancaman melalui pesan elektronik yang dilaporkan oleh Kepala Subdirektorat Penyidik di Jaksa Agung Muda Pidana Khusus Yulianto.

Pada Rabu, 2 Agustus 2017 kemarin, Partai Perindo yang dipimpin Hary Tanosoedibjo menyatakan dukungan kepada Joko Widodo atau Jokowi pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 mendatang. Dukungan itu, akan dibahas dalam rapat pimpinan nasional (rapimnas) Perindo akhir 2017. "Terkait pencapresan, ini satu hal yang tidak bisa dihindari, harus tahun ini. Jokowi menjadi agenda besar Partai Perindo untuk dikaji, dibahas, dan pada akhirnya menjadi konsensus nasional dan kebijakan partai untuk memutuskan. Agenda pembahasan Jokowi menjadi agenda utama," ujar Sekjen Perindo Ahmad Rofiq.

#saveahok #kamiahok #tetapahok #ahok #temanahok #djarotsaifulhidayat #tetapahokdjarot #ahokdjarot #basukidjarot

Ahok Lovers (@forever_ahok)

Pak Ahok @basukibtp aku kangen banget ama Bapak... 😢😢😢
Aku sedih tiap kali ingat Bapak.. Aku senang banget Simpang Susun Semanggi udah jadi dan udah bisa digunakan untuk umum, dan aku seneng banget lihat air mancur Monas yang super keren banget! Seneng banget akhirnya Jakarta punya air mancur yang bisa menari dengan indah. Seneng banget bisa lihat semua hasil kerja nyata Bapak untuk warga Jakarta.
Tapi satu sisi, aku sedih banget Bapak nggak bisa ikut meresmikan semua hasil kerja Bapak. Aku sedih banget kenapa orang baik seperti Bapak harus menanggung cobaan seberat itu.
Tapi biarlah Pak, serahkan saja semuanya kepada Tuhan. Aku dan semua pendukung Bapak akan terus berdoa untuk Bapak dan keluarga. Dan biarkan Tuhan bekerja menurut kehendakNya. Karena Tuhan punya rencana yang indah untuk Bapak dan keluarga. Love you so much Pak Ahok 💜💜💜💜💜
#saveahok #kamiahok #tetapahok #ahok #temanahok #djarotsaifulhidayat #tetapahokdjarot #ahokdjarot #kamiahokdjarot #ahoklovers #basukibtp #basukidjarot #basukitjahajapurnama

Ahok Lovers (@forever_ahok)

Simpang Susun Semanggi, salah satu warisan Pak Ahok @basukibtp untuk warga Jakarta.
Makin cinta ama Pak Ahok 💜💜💜💜💜💜
Beliau dan Pak Djarot @djarotsaifulhidayat adalah yang terbaik! 👍👍👍👍
Terima kasih Bapak-bapak telah memberikan yang terbaik untuk warga Jakarta... 🙏🙏🙏 #saveahok #kamiahok #tetapahok #ahok #temanahok #djarotsaifulhidayat #tetapahokdjarot #ahokdjarot #kamiahokdjarot #ahoklovers #basukibtp #basukidjarot #basukitjahajapurnama

Ahok Lovers (@forever_ahok)

Djarot: Dana Awal Simpang Susun Semanggi Rp 500 M, Ahok Marah

Nathania Riris Michico - detikNews

Jakarta - Ada cerita di balik pembangunan Simpang Susun Semanggi. Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat mengungkapkan mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) sempat marah saat tahu proyek itu akan menelan dana Rp 500-an miliar. "Untuk membangun itu (Simpang Susun Semanggi) awal perencanaan habis Rp 500 miliar. Maka Pak Ahok marah, suruh hitung ulang, tunjuk yang bagus. Setelah dihitung ulang habis Rp 360 miliar. Artinya, kami punya sisa banyak untuk memperbaiki trotoar dan ducting yang menghubungkan sekitar lokasi itu," cerita Djarot di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Jumat (28/7/2017). Simpang Susun Semanggi yang pembangunannya menggunakan dana koefisien lantai bangunan (KLB) PT Mitra Panca Persada awalnya diperkirakan mencapai Rp 500 miliar lebih. Ternyata, setelah proses lelang, pembangunannya hanya memakan biaya sekitar Rp 300 miliar. Proyek Simpang Susun Semanggi kini sudah rampung dan rencananya akan open traffic nanti malam. "Ada sisa, sisanya untuk kita bikin trotoar dan ducting. Saya sudah sampikan ke Pak Sekda, ada Rp 200 miliar lebih sedikit lah," kata Djarot.

Nantinya, menurut Djarot, trotoar sekaligus ducting akan dibangun dari Benhil (Bendungan Hilir) sampai Simpang Susun Semanggi. Lalu dari Simpang Susun Semanggi akan dibangun hingga ke Patung Kuda (Senayan). Selain itu dari Simpang Susun Semanggi juga akan dibangun trotoar ducting hingga Hotel Kartika Chandra. "Agar wajah Jakarta betul bagus bukan Simpang Susun Semanggi saja," kata Djarot.

#saveahok #kamiahok #tetapahok #ahok #temanahok #djarotsaifulhidayat #tetapahokdjarot #ahokdjarot #kamiahokdjarot #ahoklovers #basukibtp #basukidjarot #basukitjahajapurnama

Ahok Lovers (@forever_ahok)

Djarot: Pembangunan Simpang Susun Semanggi Berkat Keberanian Ahok

Jumat, 28 Juli 2017 | 21:15 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat menyebut nama mantan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok ketika membuka uji coba simpang susun Semanggi, Jumat (28/7/2017) malam.
Djarot mengatakan simpang susun Semanggi tidak akan terwujud tanpa keputusan yang dibuat Ahok. "Kalau saya boleh cerita sedikit saja, harus diakui bahwa pembangunan simpang susun Semanggi adalah berkat keberanian untuk mengambil keputusan dari Pak Basuki Tjahaja Purnama, bukan Pak Basuki menteri, (tapi) Pak Ahok, keberanian untuk mengambil keputusan," kata Djarot.

Keputusan yang dimaksud adalah menetapkan Wijaya Karya selaku kontraktor dengan komitmen menyelesaikan simpang susun dalam waktu 1,5 tahun. "Tantangan itu dijawab anak-anak muda. Pembangunan ini lebih cepat dua bulan dari yang direncanakan," ujar Djarot.
Pada 2016, Ahok mewajibkan PT Mitra Panca Persada (MPP) membangun fasilitas umum sebagai kompensasi terhadap pelampauan nilai koefisien lantai bangunan. Kontrak pembangunan sebagai bagian dari kompensasi ini juga di bawah tanggung jawab Sekretaris Daerah Provinsi DKI Jakarta Saefullah. "Tapi tentu saja bukan hanya pak Basuki Tjahaja Purnama yang punya keberanian termasuk Pak Sekda untuk menandatangani kontrak dengan PT MPP supaya benar-benar mampu ke depannya mengurai kemacetan di bawah sini," ujar Djarot.

#saveahok #kamiahok #tetapahok #ahok #temanahok #djarotsaifulhidayat #tetapahokdjarot #ahokdjarot #kamiahokdjarot #ahoklovers #basukibtp #basukidjarot #basukitjahajapurnama
More...